Minggu, 08 Januari 2012

Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Inkontinensia Urine




Pengertian

Dalam pengkajian ditanyakan kapan inkontinensia urine mulai muncul dan hal-hal yang berhubungan dengan gejala inkontinensia :
§  Berapa kali inkontinensia terjadi ?
§  Apakah ada kemerahan, lecet, bengkak pada daerah perineal ?
§  Apakah klien mengalami obesitas ?
§  Apakah urine menetes diantara waktu BAK, jika ada berapa banyak ?
§  Apakah inkontinensia terjadi pada saat-saat yang bisa diperkirakan seperti pada saat batuk, bersin tertawa dan mengangkat benda-benda berat ?
§  Apakah klien menyadari atau merasakan keinginan akan BAK sebelum inkontinensia terjadi ?
§  Berapa lama klien mempunyai kesulitan dalam BAK / inkontinensia urine ?
§  Apakah klien merasakan kandung kemih terasa penuh ?
§  Apakah klien mengalami nyeri saat berkemih ?
§  Apakah masalah ini bertambah parah ?
§  Bagaimana cara klien mengatasi inkontinensia ?

Pemeriksaan Fisik
§  Inspeksi
Adanya kemerahan, iritasi / lecet dan bengkak pada daerah perineal.
Adanya benjolan atau tumor spinal cord
Adanya obesitas atau kurang gerak
§  Palpasi
Adanya distensi kandung kemih atau nyeri tekan
Teraba benjolan tumor daerah spinal cord
§  Perkusi
Terdengar suara redup pada daerah kandung kemih.

Diagnosa Keperawatan
§  Kecemasan
§  Gangguan bodi image
§  Defisit pengetahuan
§  Kelemahan ( kurang aktivitas )
§  Gangguan Harga Diri
§  Gangguan Integritas Kulit

Rencana Tindakan
§  Menjaga kebersihan kulit, kulit tetap dalam keadaan kering, ganti sprei atau pakaian bila basah.
§  Anjurkan klien untuk latihan bladder training
§  Anjurkan pemasukkan cairan 2-2,5 liter / hari jika tidak ada kontra indikasi.
§  Anjurkan klien untuk latihan perineal atau kegel’s exercise untuk membantu menguatkan kontrol muskuler ( jika di indikasikan )
Latihan ini dapat dengan berbaring, duduk atau berdiri
§  Kontraksikan otot perineal untuk menghentikan pengeluaran urine
§  Kontraksi dipertahankan selama 5-10 detik dan kemudian mengendorkan atau lepaskan
§  Ualngi sampai 10 kali, 3-4 x / hari
§  Cek obat-obat yang diminum ( narkotik, sedative, diuretik, antihistamin dan anti hipertensi ), mungkin berkaitan dengan inkontinensia.
§  Cek psikologis klien.


Daftar Pustaka

1. Charlene J. Reeves at all. Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta : Salemba Medica, 2001.
2. Susan Martin Tucker at all. Patient Care Standarts Collaborative Planning & Nursing Interventions, Seventh Edition, St. Louis Baltimore Berlin : Mosby, 2000.
3. Luckmann’s, Suzanne E, Tatro. Care Principles and practise of Medical Surgical Nursing.
4. Christensen Kocknow. Adult Health Nursing, Third edition, St. Louis Baltimore, Boston : Mosby, 1999.
5. Susan Puderbangh, Susan W. Nursing Care Planning Guides, for Adult In Acute, Extended and Home Care Settings. WB. Saunders Company, 2001.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar